Indonesia, ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan negara yang beragam dengan lebih dari 300 kelompok etnis, siap menyerap investasi berdampak sebesar $23 miliar selama
lima tahun ke depan, didorong oleh proyek Kemitraan Publik-Swasta (PPP) dan potensi pasar yang belum terlayani.
Dana Dampak Indonesia mendorong investasi sektor swasta di bidang energi terbarukan, mendukung misi COP26 untuk mencapai emisi nol bersih global pada pertengahan abad dan mempertahankan target 1,5 derajat.
Di tengah tantangan seperti degradasi sumber daya alam, penurunan ekologi, dan dampak pandemi, dana ini mendorong kolaborasi publik-swasta untuk melindungi kehidupan, mempertahankan mata pencaharian, dan membangun masa depan yang tangguh dan berkelanjutan.