Networking and Collaboration Platform
Capital Swing hadir sebagai inisiatif unik yang mempertemukan para founder, investor, dan komunitas di lapangan Padel. Acara ini menegaskan bahwa kolaborasi tidak hanya terjadi melalui transaksi bisnis, tetapi juga dapat dibangun melalui sportivitas dan solidaritas sosial yang kuat. Salah satu esensi utama dari perhelatan ini adalah pergeseran fokus dari sekadar kompetisi menjadi kontribusi nyata. Ajang ini mendedikasikan seluruh dana yang terkumpul untuk mendukung Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) serta menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir di Sumatera. Hal ini menunjukkan komitmen kolektif para pemimpin industri bahwa pertumbuhan ekosistem harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap isu nasional dan kemanusiaan.
Kompetisi ini juga menyoroti bagaimana olahraga Padel menjadi jembatan yang efektif dalam networking modern. Di tengah permainan yang dinamis, para peserta dapat berinteraksi tanpa sekat hierarki yang kaku. Atmosfer kompetitif namun bersahabat ini menciptakan fondasi hubungan yang lebih organik dan cair, yang sering kali menjadi awal dari kemitraan strategis jangka panjang.
Lebih dari sekadar mencari juara, Capital Swing menjadi bukti bahwa semangat kompetisi bisa diselaraskan dengan misi sosial. Kemenangan di lapangan dirayakan bersamaan dengan keberhasilan menggalang bantuan. Seperti yang terlihat di sepanjang acara, energi yang tercipta bukan hanya tentang siapa yang memegang trofi, melainkan tentang bagaimana komunitas ini bersatu padu untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
MCI merayakan satu dekade perjalanannya melalui Fireside Chat bersama founder TUKU dan co-founder Bukalapak. Diskusi menyoroti pentingnya resiliensi dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. TUKU berbagi tentang kekuatan komunitas dan autentisitas, sementara Bukalapak menekankan strategi scaling yang matang. Perayaan ini menegaskan peran MCI sebagai pendukung inovasi sekaligus wadah bagi pemimpin ekosistem untuk menyelaraskan visi masa depan teknologi Indonesia.
GovernUp 2025 mempertemukan regulator, founder, dan pemimpin ekosistem untuk menegaskan GRC sebagai fondasi kepercayaan dan pertumbuhan berkelanjutan, bukan sekadar “nice-to-have”. Yuliana Sudjonno (PwC) menekankan GRC sebagai syarat minimum agar kredibel. Abimata Putra (HBT) menyoroti penyelarasan GRC dan strategi bisnis sebagai pengungkit percepatan. Deni Tama (Kroll) mengingatkan GRC bukan checklist, melainkan kontrol dan budaya.
Mandiri Group Innovation Hub merupakan inisiatif Mandiri Group Innovation Hub yang dirancang sebagai forum kolaborasi antara Bank Mandiri, Mandiri Capital Indonesia, dan mitra global untuk mengeksplorasi solusi inovatif serta membuka peluang kerja sama bisnis. Kegiatan ini menghadirkan panel diskusi, innovation tour, business matchmaking, dan networking session yang mempertemukan unit bisnis, startup, investor, serta komunitas teknologi guna mendorong sinergi, pertukaran insight, dan percepatan implementasi inovasi di lingkungan Mandiri Group.
Mandiri Capital Indonesia bersama Saison International dan Saison Capital mempertemukan para pelaku industri, regulator, dan inovator untuk membahas strategi yang akan membentuk arah perkembangan sektor keuangan Indonesia. Diskusi utama menyoroti cara membangun ekosistem teknologi yang berkelanjutan, memperkuat kemitraan dengan perusahaan fintech, serta mengembangkan model multifinance yang menjembatani bank konvensional dengan pelaku UMKM agar pertumbuhan bisa dirasakan lebih luas.
Di sesi lain, Mandiri Capital Indonesia dan para mitra menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk memperluas inklusi ekonomi. OJK turut memperkenalkan regulatory sandbox sebagai ruang uji yang terukur bagi inovasi, sekaligus menegaskan fokus pada ketahanan sistem dan perlindungan nasabah.
Dengan merangkum perspektif regulasi, inovasi, dan kemitraan, acara ini menunjukkan bahwa kerja bersama adalah kunci untuk mendorong masa depan layanan keuangan Indonesia yang lebih kuat, aman, dan inklusif.